Assalamualaikum wbt ^_^

"...ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram." (13:28)

Thursday, May 30, 2013

Psychiatry dari Sudut Pandangku

Bismillahir rahmanir rahim...
Assalamualaikum wrt..
Alhamdulillah..alhamdulillah..alhamdulillah....selawat ke atas junjungan besar Nabi Muhammad saw..

Hari ini adalah hari exam psychiatry. Sedikit ujian buat aku dan groupku kerana cycle exam kami berderetan dengan exam semester. Walaubagaimanapun, alhamdulillah, semua orang lepas dengan jayanya tadi ^___^

Belajar psychiatry dan cuba untuk menghadamnya dalam masa 7 hari bukanlah sesuatu yang mudah bagi aku. Menarik signs dan symptomsnya, penyakit2 yang berkaitan dan sebagainya. Namun, hambatan waktu menjadikan aku sedikit gelabah. Ok, tak sedikit, banyak. 

Banyak rasanya yang menyentuh hati aku tatkala belajar tentang psychiatry ini. Jika diambil dari kekerapan berlakunya kes gila (baca: schizophrenia), personality disorder, mood disorder, substance abuse (baca: drug abuse, alcohol abuse) dan penyakit psychiatry dalam kalangan warga tua, aku istighfar sendiri. Masya-Allah, rupanya banyak kes-kes ini yang berlaku saban hari dalam kalangan kita. Bahkan, faktor penyebabnya juga kadang tidak diketahui kenapa. Iya, pasti ada teori-teori tentang faktor genetik dsbnya, namun semuanya adalah di luar kawalan kita.

Rasa sangat terharu sekaligus bersyukur kerana jika kita hari ini masih waras, masih berupaya membezakan yang baik atau yang buruk, itu adalah merupakan lindungan daripada Allah. Alhamdulillah, Subhanallah..

Sebenarnya, Allah dah bagi solution kepada kita, cara-cara untuk mengelakkan masalah psychiatry ni. Iyalah, mengikut logik akal aku yang limited ini pastinya. Timbul juga minat dalam diriku untuk mengetahui pandangan islamic scholar tentang masalah psychiatry ini. Anyway, belajar psychiatry untuk jangka masa yang pendek dan gopoh -gapah ini meningkatkan, menguatkan keyakinan aku bahkan menyebabkan  izzah aku dengan Islam naik mendadak lagi. Kenapa ye?

Ok, kita lihat contoh yang ada.

Tatkala aku soroti tentang permasalahan depresi aka kemurungan (baca:depression), aku rasakan bahawa orang yang benar-benar beriman dengan qada' dan qadar Allah takkan alami masalah sebegitu. Orang yang depresi ni dia rasa hilang motivasi, tiada semangat untuk kerja, tak tahu kenapa rasa sedih saja, rasa macam diri tak berharga (baca: worthless), rasa nak bunuh diri sebab rasa hidup tak boleh bagi dia apa-apa dah... 

Haa, kalau kita muslim cemana? We are in the opposite side from depression people. We have the BIGGEST motivation that should make us feel really happy to live, at the same time, miss the hereafter because only in hereafter to be specifically,in Jannah (insyaAllah, Allah will grant us Jannah. May He made our paths toward it easier and bearable for us :) ) we can have all the best rewards for all our good deeds in this world. We are motivated to live because Allah gave us the purpose to live. Our main purposes are to:

1) be an abid (to worship Allah). Allah mention this specifically in our glorious al-Quran in chapter 51 verse 56 which means "(56. And I created not the Jinn and mankind except that they should worship Me.)" Thus, everything that we do, in terms of worshipping Allah, we are actually fulfilling our purpose. Mind you that doing ibadah (read: whorshipping Allah) not only on solah (read: praying), fasting in month of Ramadhan, paying zakat, or going to do Hajj but it involves everything that we do by the name of Allah. How? It's our second purpose would explain how everything that we do, EVERYTHING, will be regarded as ibadah. 

2) be a khalifah on this earth. it is said in al-Quran in surah baqarah verse 30 meaning
 "(30. And (remember) when your Lord said to the angels: "Verily, I am going to place (mankind) generations after generations on earth.'' They said: "Will You place therein those who will make mischief therein and shed blood, ـ while we glorify You with praises and thanks and sanctify You.'' He (Allah) said: "I know that which you do not know.'')" In this translation, the word used to refer to khalifah is mankind. In Quran, the arabic word used is khalifah. which means leader. Now, if we go through the duty of a leader is to govern the nation, make sure that everything is in order, using correct law to preserve the peace and in short, making life easier, happier to the people. Now, coming to the question how everything that we do will be regarded as ibadah is we are at least the leader to ourselves. I am the leader of myself, you are the leader of yourselves. In order to make sure we can be abid to Allah, we need food, we need shelter, we need to have income to pay zakat, we need to be healthy, we need all the facilities, be it from ourselves or society. Thus, by working, by eating, by sleeping, etc, we are doing ibadah because if we neglect it, we would not be able to do the main ibadah, solah etc...see my points? ok, that is on motivation we have to live ^_^

Coming to the next problem of depression people, they feel like they are worthless and it leads them to have idea of suicide (killing themselves). As a Muslim, i believe we believe that everyone's life is valuable. it is like a gift from Allah to you. We have to preserve it, we have to protect it, we should appreciate it. Everyone knows that taking away one's life is a sin. No chance, we will directly got a free ticket to hell fire if we did it nauzubillah... Why is it that Allah give such punishment to those who commit suicide? Because Allah loves us. He does not want us to give up hope from Him. Taking away our lives (nauzubillah..)simply means that we dont trust Allah to help us. Allah is The Greatest, The Most Powerful. If we have any problem, ask Him. He will surely help. Not in the way that we thought the best, but in the way that He knows is the best for us. 

I know this small explanation is not fair, not enough to give a clear view on what I thought but my time is limited. As a conclusion, be a steadfast muslim, learn more on Islam, practise everything that Allah command, be a better muslim day by day. It is the strongest rope that will keep you afloat in this big, deep ocean of life. 



Friday, May 24, 2013

Siapa Tuhan Aku?Siapa Tuhan Kamu? Siapa TUHAN?

[credit]

" (Say: "He is Allah, One. Allah He begets not, nor was He begotten. And there is non comparable to Him.'') "

Pabila ditanya "siapa yang patut aku sembah? tuhan itu bagaimana? tuhan itu siapa?", aku berharap, aku akan dapat meyakinkan yang bertanya siapa tuhan, siapa yang layak disembah, dengan mengguna ayat-ayat dari Tuhan Yang Selayaknya Disembah itu sendiri, iaitu ayat-ayat dari surah Ikhlas.

Pabila kumelihat ada yang masih tidak menyembah Yang Selayaknya Disembah, aku mahu meyakinkan mereka bahawa itu, itu tuhan yang selayaknya kau sembah, guna ayat di atas. Kerana aku sedih pabila melihat mereka masih tidak menyembah tuhan yang selayaknya disembah yakni Allah.

Sememangnya, hidup di bumi Komunis ini telah melempar aku dalam masyarakat yang sejahtera iman, aqidahnya, bumi yang kukira paling subur untuk mendidik jiwaku. Bumi ini juga menyaksikan betapa dekatnya pergaulanku dengan non-muslim. Ya, mereka selalu bersamaku, di kelas, di lecture, di hostel, di atas bas, di hostel, di dapur memasak bersama. Sering juga makan-makan bersama di taman-taman permai, di kedai sushi, di caihana, di dalam kelas pun makan bersama juga..

Aku mahu biar mereka memahami, siapa TUHAN. Aku mahu kongsikan rasa kehambaan ini. Aku mahu selamatkan mereka dari azabnya api neraka, sepertimana Rasulullah saw berkata "ayyuhannas, ankizu anfusakum minannar! [manusia, selamatkan diri kalian dari azab api neraka!]

O' Allah, Engkau telah menghadapkan aku dengan keadaan ini. Jangan biarkan aku lari. Berikanlah aku kekuatan dan semua keperluan untuk aku hadapinya. Dengan namaMu, aku memohon langkahku dipandu. aminnnn.

Tuesday, April 9, 2013

Jaulah Itu Jalan Muhasabah

Assalamualaikum wrt..

Lama sudah tidak ketemu dalam warkah layar internet ini.
Tidak pernah saya lupakan, namun entah apa yang menghalang dari menyelak dan menulis di helaian maya.
Semestinya hidup ini tidak pernah sunyi dari apa peristiwa pun.

InsyaAllah, esok saya akan menempuh satu perjalanan yang jauh.
Menggunakan bas.
Hampir sehari suntuk di atas bas nanti.
Tujuan? InsyaAllah, banyak yang diniatkan dalam perjalanan ini.
Semoga Allah permudahkan dan semoga Allah redha.

Sedang membuat persediaan untuk pergi.
Entah sempat atau tidak.

Apepun, buat sahabiyah yang membaca warkah ini, jutaan maaf saya hulurkan.
Memohon diiringkan perjalanan saya dan rombongan dengan doa kalian.

I Love You Fillah <3

Saturday, June 2, 2012

Untukmu Adikku


Adikku, 
Mengapa engkau aku lihat kini bermuram durja?
Mengapa engkau aku lihat kini menyepi?
Mengapa engkau aku lihat kini memilih untuk sendiri?

Oh adikku, 
Aku harap engkau tabahkan hati, 
Aku harap engkau akan bersinar lagi, 
Aku harap engkau akan kembali kuat.

Ketahuilah adikku, 
Aku di sini mendoakanmu, 
Aku di sini merindukanmu.
Kerana di hatiku, 
Aku selalu yakin kau mampu.
Oleh itu adikku, 
jangan terus begini, 
Kumpulkanlah kekuatanmu, 
Berbekalkan doamu kpd Allah, 
Nescaya kau kuat untuk bangkit lagi..

Sunday, May 27, 2012

Kuyakin sinarmu pasti!

Dalam kelamnya malam,
pasti kan datang terangnya bulan.

Dalam malapnya harapan,
pasti kan ternyala obor usaha.

Dalam lemahnya sendi,
pasti kan kumpul kuatnya azam.

Betapa hanya Allah yang mampu
menjamin dengan pasti apa ada dengan hari esok.
Oleh itu aku bahagia
kerana yakinnya aku akan sinar hatimu
kelak akan menyuluh terang segala kegelapan yang kini terselubung
menutup pintu jiwamu
menghijab pandangan matamu
dan membisik pada hatimu segala hasutan

percayalah!
engkau mampu menarik dirimu keluar
engkau mampu berdiri teguh
engkau mampu menghilangkan segala anasir
engkau mampu menguat jiwamu
engkau mampu melawan bisikan yang melemah
engkau mampu bangkit menjadi perkasa lagi
engkau mampu menjadi yang lebih baik dan paling baik
hanya saja jika kau mahu

bulatkan tekadmu
butakan matamu dari cebikan yang mendengki
tulikan telingamu dari cacian memedihkan
hilangkan rasa takutmu akan tentangan
laungkan penyesalanmu pada yang Paling Setia mendengar
kembalilah pada Dia
mintalah kekuatan dari yang Paling Kuat
hamburkan tangis matamu untuk tontonan yang Maha Melihat
sekali kau kembali pada Allah
bermakna di belakangmu adalah Maha Pelindung
yang akan menjaminmu tanpa leka

dan aku tak akan pernah jemu menunggu
saat cahayamu bersinar terang
menyilaukan mata yang terpandang
menebar cahaya bahagia
menyentuh jiwa-jiwa kelam.

Monday, May 14, 2012

PritttTT...Dan Perang Pun bermula!

Perang? Mendengarkannya menegakkan bulu roma. Mengingatkannya mengecutkan usus-usus yang ada. Tapi percaya tak, 2 hari lepas, saya telah berperang? Ye, perang di medan tempur. Dahsyat, sungguh dahsyat. Takut, sungguh takut. Kejam, sungguh kejam. Sekali tembak, terus mati.

Iya, saya akhirnya berpeluang untuk ber'paintball' setelah sekian lama asyik mendengar berita je kawan-kawan lelaki seronok menumpaskan lawan di medan paintball ni. Sempena tanggal hari Nakba pada hari ini (15 Mei, ulang tahun ke 64), AzamRussia (persatuan untuk pembinaan modal insan di Russia) telah menganjurkan Paintball.

Mulanya, saya agak keberatan untuk turut serta. Mana tidaknya, sejak akhir-akhir ini, saya cepat sekali penat. Cuba untuk tingkatkan stamina dengan ber'jogging' setiap kali berkesempatan, tapi setakat ini tidak menampakkan hasil lagi. Jadinya, saya bimbang saya akan 'pancit' awal-awal lagi. Tambahan pula, bayarannya agak mahal teheeee..(bukan kedekut, jimat ok :P)

Takdir Allah memang indah. Saya akur jua untuk ikut serta. Sementelah pula, target bilangan peserta masih tidak tercapai. Saya betulkan niat agar saya akan mendapat 'something' yang berguna dari paintball ini. Dan ya! Allah memang tak pernah mengecewakan saya :)

Tiba lebih kurang pkol 11 pagi di lokasi setelah melalui perjalanan selama sejam menggunakan van, kami dibawa untuk memakai pakaian celoreng askar sebagai pelindung. Baju tu pun takdelah tebal, cuma taknak bagi pakaian asal kita kotor je. Cuma bila nak masuk medan baru la dipakai body shield.

semua sibuk bergaya dengan pakaian celoreng :D

Setelah diberi taklimat ringkas, kami dibahagikan mengikut group dan trial untuk merasai bagaimana rasanya berada dalam battle sebelum kami betul-betul bertempur. Dan ya, saat merancang strategi tu penting. Terasa seperti kalau tak dirancang betul-betul, group kami bakal mati semuanya. Lagilah bila melangkah ke medan. Terasa seperti nyawa di hujung tanduk sahaja. Dan lebih-lebih lagi bila pertempuran bermula. Semacam musuh boleh datang dari mana-mana arah sahaja. Terasa semua yang bergerak itu musuh dan mahu sahaja ditembak semuanya. Oohhh..memang memerah adrenalin paintball ni!
Dssuupp..adoi. Mati. Kena Keluar. Dan semua ahli keluar. Dan semua orang sibuk bercerita bagaimana perasaan dan apa yang berlaku. Dan group yang menang diumumkan. Ha?

Erm, mulut kita riuh sekali tatkala menghadapi 'perang' itu. Siap yang 'mati' boleh bergelak ketawa mengenang aksi masing-masing. Namun sejenak, terkenang saudara kita di Palestine sana. Saban hari berperang tanpa senjata. Setiap hari, hanya lontaran batu menetang sniper kejam Israel. Berita kematian orang tersayang bagai boleh meledak bila-bila masa sahaja. oh! Berbezanya situasi kita dan mereka. Kita memilih untuk berperang sedang mereka tiada pilihan namun semangat mereka teguh. kukuh dan pasti!

Sememangnya, sesi muhasabah setelah paintball ini menyentap jiwa-jiwa kita. Ketakutan kita dalam medan paintball adalah ketakutan yang sementara, yang kita tahu akan berakhir dalam masa yang sekejap. Sedang ketakutan mereka adalah ketakutan yang tiada kata putus bila akan berakhir. Mereka menanti kita untuk bangkit sedar dan mempertahankan bumi Palestine bersama mereka.

Pastinya ramai yang tertanya, lantas, apa yang harus kita lakukan? selain derma dan derma? Kena pergi Palestine berperang sama kah? Kalau ditanya pada saya, tidak. Tak perlu pergi sana. Mereka berjuang di sana. Itu perjuangan mereka. Perjuangan kita adalah dari tempat kita. Menggerakkan kembali jiwa-jiwa untuk menanam subur islam dalam seluruh aspek hidup.

Teringat kata-kata ukhti yang menyampaikan dari seorang ustaz yang pulang dari misi ke Gaza tak lama dulu. Kata-kata seorang pejuang Palestine. Lebih kurang begini bunyinya:

"Kami boleh sahaja untuk keluar dan menyerang Zionis Isreal habis-habisan dan menang. Namun, kami tak dapat melakukannya lagi kerana kamu-kamu yang di luar sana masih tidak bersedia dengan kemenangan ini"

Lantas, apa yang harus kita lakukan?

ada beberapa.

1) Boikot ~ini sangat susah sebenarnya kerana memerlukan mujahadah yang tinggi, semangat yang jitu dan usaha utk berpaling dari benda yang nak diboikot tu. maybe kena berdikit-dikit aka buat sikit-sikit. saya pun masih berusaha tapi untuk McD, alhamdulillah pandang sebelah mata je McD yang besar tepi jalan on the way nak pegi hospital GuVeDe tu :)

2) Doa ~cuba istiqamah satu ayat doa untuk kemenangan atau kekuatan orang-orang Gaza. nak doa supaya orang makin sedar tentang jenayah yang Israel lakukan terhadap kakak abang kita kat Palestine pun xpe. Jom sama-sama buat.

3) Menguatkan Islam dalam diri masing-masing.

4) Fahami dan sebarkan isu Palestine.

Hari Nakba akan menjelang esok. Kita hayati apa yang terjadi supaya kita semakin bersemangat untuk meletak pasak islam dalam jiwa kita. Malu kerana perjuangan kita x sebesar mereka tapi kita mengimpi syurga yang sama seperti mereka. Ini yang kita mampu. Ini yang kita laku. InsyaAllah.


ringkasan tentang nakba
Dan nyalaan semangat kami ini ya Jabbar, moganya bukan satakat ini sahaja.

bersama bendera Palestine + kain rentang yang ditandatangani semua [sila abaikan rupa dewan yang tidak seberapa ini. ini aja yang ada :) ]
Ya, katakan TIDAK pada kekejaman Zionis Israel atas saudara-saudara kita di Palestine!

Saturday, May 12, 2012

Apresiasi buat дерматология :)

Bismillahirahmanirrahim..

Ok, semua pun tahu tajuk di atas maksudnya penghargaan buat subjek dermatologi yang baru saja berlalu yang diakhiri dengan exam cycle di mana Allah telah mudahkan urusan saya pada hari kejadian. Alhamdulillah!

Setelah hampir 2 minggu setengah bergelumang dengan department of dermatology and venereal diseases, maka hari ini adalah hari penamatnya! yey! [awat gembira semacam dah boley jadi pakar kulit ni?]

Xde la. Sedari awal lagi, prof dah menekankan betapa department kulit ni sangatlah penting. Sebagai organ manusia yang paling besar, wajiblah penyakit-penyakit kulit ni dilihat sebagai sesuatu yang serius. Almaklumlah, semua orang akan geli kalau tengok kulit kita penuh dengan kudis-kudis yang beraneka raga bermacam rupa. Walaupun prof dah menerangkan kehebatan-kehebatan kulit sebagai petanda awal penyakit-penyakit dalaman, saya ambil masa sedikit (banyyyakkk) untuk membiasakan mata melihat kulit-kulit orang yang bermasalah ini huhu..

jenuh dok membesarkan mata tilik kulit yang semuanya nampak sama je (awal2 dulu hehe)  [kredit]


Apa yang saya belajar dari dermatologi ni? banyak. tentulah semua penyakit kulit tu saya belajar. tapi lebih dari tu, saya dapat something yang lain juga. kebanyakan penyakit kulit yang saya belajar ni datangnya dari kurangnya atau lemahnya sistem pertahanan tubuh badan kita (baca: immune system). Dan kebanyakan penyakit menjadikan perempuan sebagai mangsa. huhu jahat betol la penyakit ni. apapun, penyakit tu datangnya dari Allah juga, mestilah Dia nak bagitau something kan? Ye, tepat sekali! Kalau dilihat jauh lagi dan dikaitkan dengan kita, memanglah kan. Semakin lemah sekuriti sistem, semakin mudahlah penjahat-penjahat nak menceroboh keamanan rumah tangga kita (huh?). Tidak perlu fikir jauh, laptop kita pun kalo kita tak install antivirus, senang sangat nak rosak bila kawan kita cucuk pendrive yang ada banyak kutu rayau (baca: virus) kan? [opppsss, macam selalu buat hehe]



Ahaaa, begitu juga la dengan iman kita ni. (ada kaitan ke?) Mesti ada kaitan. Iman kita ni ibarat pakcik-pakcik dan juga abang-abang polis untuk diri kita. Mereka ni memang sangat dedikasi, amanah, cekap dan telus. Kalau polis-polis kita ni lemah, senanglah ketua penjahat aka syaitan nak menguasai anggota tubuh badan kita lantas menjadikan anggota badan kita sebagai anak buah dorang untuk buat kejahatan dan melanggar perintah raja segala raja iaitu Allah. Sebab tu kita kena pastikan polis-polis kita ni sentiasa kuat. Haaa, cemana nak bagi dorng ni kuat? Adakah melalui pemakanan yang cukup dan berkhasiat? ya, jawapan itu tak tepat sangat. disebabkan polis-polis ini ialah iman kita, maka cara nak pastikan dorg kuat adalah melalui amalan kita dan juga ilmu kita. sentiasa pastikan diri kita solat, puasa wajib,dan baca Quran. Nak kasi dorg lagi power, buat semua yang sunat-sunat tu. lepas tu, kena tingkatkan ilmu dgn dengar ceramah ke, baca buku ke, bincang-bincang ngn kawan disertai ustaz-ustazah ke..

Kalau nak suruh polis kita tangkas mengejar penjenayah, gajinya kena mahal juga!

Haaaa, senang tak nak kasi polis aka iman kita kuat?

Mestilah tak. Memang untuk membiasakan diri kita buat tu semua susah. Tapi sekali kita dah try buat, dan ulang lagi dan lagi dan lagi, lama-lama Allah akan campak rasa senang dan mudah je untuk buat tu semua.insyaAllah. Jom kita sama-sama buat, sbb saya pun tengah berusaha juga untuk tingkatkan prestasi hidup kita [ok, ayat tu mngingatkan saya pada mereka2 yang selalu berusaha bersama saya. sayang mereka ^^. yosh!]

Dan kenapa kebanyakan mangsa penyakit kulit ni wanita aka perempuan aka jantina P cam saya? sama-sama kita fikirkan [sebenarnya dah lost point huhu]

Bila bercakap pasal kulit ni, memang serta merta saya akan teringat satu ayat Quran ni yang bermaksud:
" Dan mereka berkata kepada kulit mereka, "mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?' (kulit) mereka menjawab, "Yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang (juga) menjadikan segala sesuatu dapat berbicara, dan Dia-lah yang menciptakan kamu yang pertama kali dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan." (Surah Fussilat 41:21)
 Sebelum saya cakap apa-apa lagi, cuba try cubit sikit kat lengan kita ni. Kuat sikit cubit tu, buat cam bila kita cubit adik kita yang dulu-dulu suka sangat tengok TV waktu maghrib dah tu nak melawan pulak amboiii..ok, cubit cenggitu hehe [kantoi buat jahat kat adik :P]

Apa rasa? sakit kan?sakit la kalau cubit kuat. Tahu tak, kulit kita yang hari-hari kalau kita rajin kita letak krim pelembab dan hari-hari kita sabun dia sebab tak nak dia berdaki ni, rupa-rupanya boleh bercakap kat akhirat nanti. Laa, kalau dia boleh bercakap tu tak pe la, dalam ayat Quran tu pun dah cakap dah, kulit boleh bercakap pun sebab Allah bagi dia kebolehan tu.

Tapi, ni cakap yang bukan sekadar cakap nak sembang-sembang kosong isi masa lapang dan boleh menyenangkan hati kita sambil bergelak ketawa ni. Kulit akan cakap-cakap kat akhirat nanti sebab dia nak jadi saksi ke atas diri kita. kulit akan TUDUH kita dengan macam-macam tuduhan yang benar..Alamak!

"Allah, dulu tuan aku ni, suka sangat selak lengan baju sampai siku dedahkan aku padahal dia dah tau dekat situ xleh tunjuk kat orang ramai"

"Allah, tuan aku ni dulu dekat dunia suka pakai baju nipis-nipis, sampai nampak aku yang kat dalam ni"

"Allah, tuan aku ni, suka sangat tunjuk kat orang aku yang kat betis ni. tahulah aku memang putih kat situ"

arghhh, serabutnya kulit ni. sebok nak mengadu kat Allah. geramnya kat dia!

Masa tu, kita geram nak marah kat kulit pun xleh buat apa. kita xleh nak ungkit kat dia yang kita selalu jaga dia baik-baik, gosok-gosok dia, sabun dia, pakai sunscreen ke apa ke, sbb time tu, mulut kita yang selalu bising kat dunia ni, Allah dah perintahkan supaya diam dan tak boleh nak cakap apa-apa..T_T


Maka itulah, jom jadi dermatologist aka pakar kulit kita yang terbaik. Show that we care for our skin and we want to shut their mouth in front of Allah.

Katakan saya sayang kulit saya :)